Pages

Minggu, 10 Juli 2011

CARA MENGETAHUI WAKTU KEMATIAN


 http://eemoticons.net http://eemoticons.net
Hm……., tahukah kalian bahwa dalam peristiwa pembunuhan hal paling penting bagi penyidik adalah ‘waktu kematian’ korban. 
http://eemoticons.net
Mengapa ?
Karena dari waktu kematian kita dapat merangkai lagi cerita, bagaimana keadaan korban menjelang kematiannya. Dengan begitu kita akan tau siapa pelakunya. Tentu saja kita harus menayakan  beberapa hal kepada para saksi / seseorang yang dekat dengan korban, seperti Ibunya, Ayahnya, tetangga sekitar, temannya, dsb.
Saya akan share beberapa metode untuk mengetahui waktu kematian korban yang telah saya ringkas dari beberapa sumber.

SUHU TUBUH
Untuk mengetahui waktu kematian korban cara yang paling umum dipakai adalah mengukur suhu tubuh korban. Pada umumnya suhu normal tubuh manusia yang masih hidup adalah 360C dan akan menurun 10C setiap satu jam, jadi tinggal menghitung berapa suhu tubuh mayat, bandingkan dengan suhu tubuh manusia yang masih hidup trus hitung berapa lama waktu yang dibutuhkan mayat untuk dapat sampai pada suhu sekitar ( tempat mayat ditemukan ). Tapi kalau tanya rumus perhitungannya sebenarnya saya tidak tahu.http://eemoticons.net

KEKAKUAN MAYAT
Kekakuan Mayat atau bisa kita sebut Rigor Mortis. Kekakuan mayat terjadi karena reaksi kimia dalam tubuh dari senyawa asam berubah menjadi senyawa basa. Rekasi ini terjadi 2 jam setelah waktu kematian korban, indikasinya otot yang tadinya lemas menjadi keras dan kenyal. Dan ada beberapa tahapan dalam proses kekakuan mayat.
- 1 sampai 2 jam pertama, kekakuan terjadi dibagian atas seperti kelopak mata, kepala, leher, dan rahang.
- 3 sampai 4 jam, kekakuan terjadi di bagian tengah seperti perut, badan dan tangan
- 4 sampai 6 jam, kekakuan terjadi disekitar perut kebawah( kaki )
Setelah 12 jam mayat akan kaku secara keseluruhan, mayat akan bertahan pada kondisi ini selama 12 jam sampai 48 jam. Setelah itu mayat akan kembali lemas karena reaksi senyawa basa kembali ke senyawa asam dan waktu kematian setelah lebih dari 6 jam tidak bisa diketahui dengan cara ini.

Sabtu, 02 Juli 2011

Ilmu Forensik


http://eemoticons.nethttp://eemoticons.netKali ini aku akan share tentang Ilmu Forensik yang aku dapatkan dari sebuah forum & googling , apa Ilmu Forensik itu ?http://eemoticons.net
Ilmu Forensik adalah sebuah penerapan dari berbagai ilmu pengetahuan, untuk mencari fakta-fakta dari sebuah pembunuhan/kejadian, serta untuk mencari fakta dari bukti fisik. Gimana ? mudeng ato mubeng, ya gini aja, forensik itu adalah ilmu untuk melakukan pemeriksaan, pengumpulan, dan penganalisaan bukti-bukti fisik yang ditemukan di tempat kejadian perkara dan kemudian dihadirkan di dalam sidang pengadilan. Nah ini lebih simpel.
Dalam Ilmu Forensik ada beberapa subdivisi, antara lain :
1.   Criminalistics
Ilmu forensik yang menganalisa dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan bukti-bukti biologis, bukti jejak, bukti sidik (seperti sidik jari, jejak sepatu, dan jejak ban mobil), controlled substances (zat-zat kimia yang dilarang oleh pemerintah karena bisa menimbulkan potensi penyalahgunaan atau ketagihan), ilmu balistik (pemeriksaan senjata api) dan bukti-bukti lainnya yang ditemukan pada TKP. Biasanya, bukti-bukti tersebut diproses didalam sebuah laboratorium (crime lab).
2.   Forensic Anthropology
Ilmu forensik yang menerapkan ilmu antropologi fisik (yang mana dalam arti khusus adalah bagian dari ilmu antropologi yang mencoba menelusuri pengertian tentang sejarah terjadinya beraneka ragam manusia dipandang dari sudut ciri-ciri tubuhnya) dan juga menerapkan ilmu osteologi (yang merupakan ilmu anatomi dalam bidang kedokteran yang mempelajari tentang struktur dan bentuk tulang khususnya anatomi tulang manusia) dalam menganalisa dan melakukan pengenalan terhadap bukti-bukti yang ada (contoh penerapan dari ilmu forensik ini adalah misalnya melakukan pengenalan terhadap tubuh mayat yang sudah membusuk, terbakar, dimutilasi atau yang sudah tidak dapat dikenali).
3.   Digital Forensic (Computer Forensic)
Ilmu forensik yang melakukan pemeriksaan dan menganalisa bukti legal yang ditemui pada komputer dan media penyimpanan digital, misalnya seperti flash disk, hard disk, CD-ROM, pesan email, gambar, atau bahkan sederetan paket atau informasi yang berpindah dalam suatu jaringan komputer.
4.   Forensic Enthomology
Ilmu Forensik yang mengevaluasi aktifitas serangga dengan berbagai teknik untuk membantu memperkirakan saat kematian dan menentukan apakah jaringan tubuh atau mayat telah dipindah dari suatu lokasi ke lokasi lain, biasanya sih serangga yang digunakan adalah Lalat / Belatung.