Hm…….,
tahukah kalian bahwa dalam peristiwa pembunuhan hal paling penting bagi
penyidik adalah ‘waktu kematian’ korban.
Karena dari waktu kematian kita dapat merangkai lagi cerita, bagaimana keadaan
korban menjelang kematiannya. Dengan begitu kita akan tau siapa pelakunya.
Tentu saja kita harus menayakan beberapa
hal kepada para saksi / seseorang yang dekat dengan korban, seperti Ibunya,
Ayahnya, tetangga sekitar, temannya, dsb.
Saya akan share beberapa metode untuk mengetahui
waktu kematian korban yang telah saya ringkas dari beberapa sumber.
SUHU TUBUH
Untuk mengetahui waktu kematian korban cara yang paling
umum dipakai adalah mengukur suhu tubuh korban. Pada umumnya suhu normal tubuh manusia
yang masih hidup adalah 360C dan akan menurun 10C setiap
satu jam, jadi tinggal menghitung berapa suhu tubuh mayat, bandingkan dengan
suhu tubuh manusia yang masih hidup trus hitung berapa lama waktu yang
dibutuhkan mayat untuk dapat sampai pada suhu sekitar ( tempat mayat ditemukan
). Tapi kalau tanya rumus perhitungannya sebenarnya saya tidak tahu.
KEKAKUAN MAYAT
Kekakuan Mayat atau bisa kita sebut Rigor Mortis. Kekakuan mayat terjadi
karena reaksi kimia dalam tubuh dari senyawa asam berubah menjadi senyawa basa.
Rekasi ini terjadi 2 jam setelah waktu kematian korban, indikasinya otot yang
tadinya lemas menjadi keras dan kenyal. Dan ada beberapa tahapan dalam proses
kekakuan mayat.
- 1 sampai 2 jam pertama, kekakuan terjadi dibagian atas seperti kelopak mata,
kepala, leher, dan rahang.
- 3 sampai 4 jam, kekakuan terjadi di bagian tengah seperti perut, badan dan tangan
- 4 sampai 6 jam, kekakuan terjadi disekitar perut kebawah( kaki )
Setelah 12 jam mayat akan kaku secara keseluruhan, mayat akan bertahan pada kondisi ini selama 12 jam sampai 48 jam. Setelah itu mayat akan kembali lemas karena reaksi senyawa basa kembali ke senyawa asam dan waktu kematian setelah lebih dari 6 jam tidak bisa diketahui dengan cara ini.
- 3 sampai 4 jam, kekakuan terjadi di bagian tengah seperti perut, badan dan tangan
- 4 sampai 6 jam, kekakuan terjadi disekitar perut kebawah( kaki )
Setelah 12 jam mayat akan kaku secara keseluruhan, mayat akan bertahan pada kondisi ini selama 12 jam sampai 48 jam. Setelah itu mayat akan kembali lemas karena reaksi senyawa basa kembali ke senyawa asam dan waktu kematian setelah lebih dari 6 jam tidak bisa diketahui dengan cara ini.