Hujan dipagi hari membuat suasana menjadi bosan apalagi jika hujan itu
terjadi pada hari senin dimana kau memulai harimu setelah liburan
sekolah walaupun hanya satu hari tapi cukup menyenangkan bagi anak -
anak sekolah. Seperti halnya siswa di sebuah sekolah besar bernama SMA
GARUDA yang selalu berteriak-teriak pada hari sab’tu besok libur-besok libur
kepada semua orang padahal tanpa berkata demikianpun jika hari minggu
memang waktunya untuk libur. Dan sekarang hampir semua anak-anak yang
berkata besok libur-besok libur itu sedang berlarian agar tidak basah kuyup karena hujan yang sedikit menggangu mereka.
“ Haah…!, seharusnya hari ini tidak hujan menggangu saja “ kata Dian sambil menatap langit yang gelap.
“
Setidaknya kita sudah berteduh tidak seperti mereka ” kata Ardi sambil
menatap murid-murid lain yang sedang berlarian mencari tempat berteduh, “seperti orang bodoh” katanya sambil tersenyum
Gin yang dari tadi
diam saja sekarang berjalan dan berhenti di depan mereka lalu
mengulurkan tangannya pada tetesan air hujan sehingga membuat tangannya
basah
“ Kenapa kau Gin, apa kau mau hujan-hujanan ? ” kata Ardi
sambil tersenyum mengejek.Gin diam saja.
“ Hujan adalah sesuatu
pemberian Tuhan kepada kita, kita seharusnya bersyukur. Tapi kita, manusia malah berlari dan bersembunyi dari air hujan, kenapa
mereka bersembunyi dari pemberian tuhan. Hujan adalah sesuatu yang ajaib tapi kenapa manusia
malah menghindarinya apa karena sesuatu yang ajaib seperti hujan ini
sering terjadi sehingga menjadi biasa saja, apakah karena manusia juga
bisa membuat hujan sehingga mereka mengabaikannya. Apakah begitu cara
kalian menerima pemberian dari Tuhan? ”